~:: Alur Cerita Law Of Ueki Plus Chapter 001 Part 2 ::~
Judul : : Tekad, Kesempatan Hidup ( Part 2)
" Bersiaplah untuk mati,, " Ucap Si Pria berjaket yang telah menjulurkan tangannya,.
Namun sebuah tendangan Meluncur mengenai Wajahnya,,,
#Duuaakk,,,
" wuuuaahhaahhh,, " erangnya terpental jauh.
" Ahirnya aku menemukanmu,, Handphone ku mati saat aku pergi ke sungai,, jadi aku tak bisa menghubungimu,, " Ucap cowok yang menendang pria itu.
" Ueki,,,?!!? " teriak Ai senang melihatnya masih ingat dengan dia,,,
" apa yang terjadi Mori,,?? "
" tak ada seorangpun ditaman,, " kata Ueki.
" Kau,, Kau Masih mengingatnya,,??!! "
" Kau ingat aku,,!!?? " Ucap Ai menarik Narik kaki Ueki tak percaya.
" Hey,, Hey,, tentu saja,, ingat tentang apa,,?? " kata Ueki tak mengerti ada apa dengan Ai.
" siaPa Pria itu,,?? "
" aku tak memikirkannya ketika aku menendangnya,,, " Kata Ueki.
" sebenarnya,,, " Ucap Mori ai .
" wu,,?? "
" Kutemukan kau,, " Ucap Pria itu.
" Hey bocah,, Domba itu milikku,, "
" kembalikan itu ya,," Ucap Pria itu.
" Ueki,, Larilah,,!!! " teriak Ai.
" Oh ya,,?? " kata Ueki bingung.
" Jika aku menghajar pria itu,, "
" Aku bisa membuat dia menjelaskan bagaimana mengembalikan ingatan,,, " Kata Ueki.
Dan jelas Ai kaget mendengar Ueki mengetahui Juga.
" Ueki,, Jangan,,, Larilah,, "
" Dia Bukan Orang sembarangan,,, "
" Kau tak bisa menggunakan Harta tersembunyi ataupun kekuatan surgawimu,, ,, "
" Setelah pertarungannya Usai,, mereka semua kehilangan kekuatannya,, "
" Lihatlah kekuatanmu saat ini dibanding dengan yang punya kekuatan terpendam,, "
" Kau adalah Orang biasa sekarang,, " Kata Ai.
" Aku tahu,, "
" Tapi, Karena itulah,, "
" Aku tak bisa meninggalkan bayi yang menangis sepertimu sendirian,, " Ucap Ueki.
Ai terdiam,,
" Hmm,, jadi kau tak mau memberikan Domba itu,,?? " Ucap Pria itu.
" lalu, bagaimana caranya aku harus membuatmu mau mengembalikannya,,, " seru Pria itu sembari berlari kearah Ueki.
" Ueki,,!!! " teriak Ai Khawatir.
" Aku akan mengembalikanmu ini,,,,!!!! " Teriak Ueki dengan Pukulannya.
Pria berjaket menghindarinya,,,
" Pukulan itu tak terlalu buruk, bocah ini,, " pikir Pria berjaket.
" Hmmpp,,, "
" Kampret,,,!!! " seru Pria berjaket menendang Ueki dari belakang.
Lalu Pria berjaket itu membuka kedua telapak tangannya,,,
" Tunggu,, telapak tangannya,, " Ucap Ueki yang terkejut melihatnya,,
Kedua telapak tangannya bertuliskan kata,,
" Dengan Kekuatan dinamid,, (TT Kiri *sc) "
" dalam bentuk sebuah Kapur,,!! ( TT kanan *sc) "
Dan 3 buah Kapur kini terisi oleh kekuatan itu,,
Pria berjaket menjepit kapur kapur itu disela sela jarinya,,,
" Yeeahhh,,, "
" Formasi kekuatan,,!! "
"dan rasakan ini,,!! " seru Pria itu sembari melempar Kapur kapurnya.
" dia melempar kapurnya,, apa?? " ucap Ueki terdiam.
" tidak,, kapur itu,, " Teriak Ai khawatir.
Ueki menatap Ai, Namun salah satu kapur Ujungnya mengenai Dahi Ueki,,
Dan,,
~#Dhhuuuaarrrrr.....~
Kapur itu meledak dan mementalkan Ueki,,
" Hanya dengan menyentuhnya,, dan dia akan meledak,,, " ucap Pria berjaket.
" ini,, Pria ini,, "
" benar benar pengguna Kekuatan,, " batin Ai.
" Pergilah keneraka,,!!! " seru Pria itu melempar kapur kapurnya lagi.
Dan kembali Ueki menerimanya,,
Ia terpental pental pontang panting,,,
" Ueki,, Sudah cukup,,!!! " teriak Ai khawatir.
Ueki bertahan,, dan kini ia berlari kearah Pria itu,,
" Kau hanya akan menyakiti dirimu sendiri,,!! "
" Kau tak bisa melakukannya,,!! " teriak Ai.
Ai teringat kata kata Ueki sebelumnya,,
~" Tapi karna itulah,, aku tak bisa meninggalkan Bayi yang menangis sepertimu sendirian,, " ucap Ueki sebelumnya~
" Aku harus membantunya,, "
" aku tak bisa membiarkan Ueki terluka karena diriku,, " batin Ai.
Kembali Ueki terkena serangan Pria itu..
" Aku tak mau bergantung padanya terus,, " pikir Ai.
" Ueki,,!! " teriak Ai.
Ueki bertahan,,
" Aku baik baik saja sekarang,,!! "
" bukankah aku sudah bilang padamu aku tak mau bergantung pada orang lain lagi mulai sekarang,,!! "
" Dengarkan aku,,!! Bahkan meski aku kehilangan Ingatanku,,!!"
" Kita masih punya kesempatan untuk bertemu lagi,,!! " Seru Ai mengingat Sosok Rinko.
Kembali Ueki mendekati Pria itu namun lagi lagi Kapur meledak mengenai Ueki,, Hingga Ueki terkapar...
" Jadi,, jika kita bertemu lagi,, "
" aku tahu,, kita semua bisa menjadi teman Baik lagi,,!! " seru Ai.
" Aku tak harus bergantung pada dirinya lagi,, " Batin Ai sembari mengingat sosok Sano & Hideyoshi,.
" Jadi,, Jadi,, tak apa-apa,, " Ucap Ai.
" Aku tak bisa,,,!? " batin Ai.
" Aku tetap saja tak mau melupakan semuanya,,!! " batin Ai menunduk menangis mengingat semuanya.
" Tenanglah,, " Ucap Ueki.
" Aku akan mengembalikan Ingatan semua Orang,,! " ucap Ueki.
Ai terhenyak mendengar ucapan Ueki.
" Aku pasti akan menemukan Jalan,,!! "
" mencoba meyakinkanku untuk tidak melakukannya,, "
" Inilah Keputusanku,,!!!" Ucap Ueki.
Ai terdiam,,,
Begitu pula Domba Anjing itu terhenyak mendengar Ucapan Ueki.
" Kau adalah orang yang pertama yang mampu bertahan dengan Ledakan Kapurku begitu lama,, "
" Tapi Setelah ini,,!! "
" semuanya akan berahir,,, " seru Pria berjaket melempar kapur kapurnya,,,
Namun Kali ini Domba itu melompat,, dan menghalau Kapur kapur pria itu,,
" Hah,, di Blok,,!! " Ucap Pria itu.
" Eh,, " Ai melongo.
" Apa,,?? " Ucap Pria itu tak percaya.
Anjing itu berdiri didekat Ueki.
" Aku Wool,, Wool si Anjing,, " Ucap Wool.
" Dia bisa bicara,,?? Dan dia bisa berdiri,,," batin Ai yang makin shok.
" Hey,, Kau,, Domba sialan,, kau menghianati aku,,!! Dan aku sudah memperlakukanmu seperti anjing,, "
" tapi pada ahirnya kau menghianatiku,," kata Pria itu.
" kepedulianmu sudah berahir 10 jam yang lalu,, "
" dan kau telah memperlakukanku layaknya anjing,,!! " jawab wool.
" mengapa kau menyelamatkanku,,?? " tanya Ueki.
" Karna kau telah menyelmatkanku dari ambang kematian,, "
" aku adalah tipe anjing yang akan membayar hutangnya,, " jawab Wool.
" disamping itu,, kau juga Bocah yang cukup menarik,, "
" Dengarkan,, Ueki,,!! "
" Mulai sekarang, kau akan menjadi Masterku,,!! " seru Wool.
" benarkah,,?? " ucap Ueki.
" tentu saja,, " jawab Wool.
" jangan begitu keras memikirkannya,, " batin Wool.
" Kampret kau,, kau percaya dengannya begitu mudahnya,,!! "
" Tetap saja,, aku akan membawa Domba itu kembali,, "
" Maaf,, meski aku harus membunuhmu,,, aku harus membawanya kembali,, " seru Pria berjaket bersiap dengan Kapur kapurnya kali ini lebih banyak lagi,,
" Hey,, Mr. Domba,, apa Bulumu itu asli,,?? " tanya Ueki.
" aku seekor anjing,, jangan Lupa itu,,!! " jawab Wool.
" Jadi apa kau berkata, kau akan menjadi pelindungnya,,!! " seru Pria itu melemparkan Kapur kapur itu kearah mereka berdua.
Ai sangat Khawatir.
Ueki meraih kedua tangan Wool,,
Lalu ia mengibas ngibaskan Wool untuk menangkis Kapur kapur Pria berjaket.
" huh,,?? " gumam Ai & pria berjaket yang melongo melihatnya.
" ini terbalik,, ia menggunakan Wool sebagai Tameng,,!! " teriak mereka berdua shok,,
" Tidak,, bagaimana bisa,, "
" Bagaimana bisa kau menangkisnya dengan Mudahnya,,!! "
" Hanya dengan satu sentuhan harusnya bisa membuatmu melayang,,!! " kata Pria itu yang terus melempar kapur.
" Mungkin kau bisa jelaskan bagaimana caranya kau memegang Kapur itu,, "
" saat kau memegangnya, kau tidak meledak,, "
" Itu berarti, bagian tengah dari Kapur itu aman,, "
" Jadi, jika aku mengarahkan pukulanku kearah itu, aku bisa menangkisnya tanpa ada masalah,, " Jelas Ueki.
Pria itu Shok,,
Ai mengingat kata kata Ueki,,
~" Aku pasti akan menemukan Jalan,," ucap Ueki. ~
" Jadi Itulah alasannya,, " pikir Ai.
" Aku hanya beban bagi semua orang,, "
" Jadi itulah mengapa aku ingin menjadi seorang yang tidak bergantung pada Orang Lain,, "
" Aku benci ingatan ketika Teman temanku menderita karenaku,, "
" Tapi ternyata aku salah,,, "
" Sebenarnya,, rasa sakit itu bukanlah kelemahan atau bergantung pada orang lain,, "
" Rasa sakit yang sebenarnya bukanlah memiliki seseorang yang bergantung,, "
" Aku mengerti,, "
" Aku benar benar bodoh,, " Batin Ai sembari menangis & tersenyum,,
" sekarang,, bagaimana orang sepetimu bisa seperti itu,,!! " Ucap Pria itu.
" Maaf tuan,, Gaya bertarungku adalah, mengambil keuntungan dari kelemahan Musuh,,,,!!! " seru Ueki menyabet Pria itu dengan Wool dan membuat Pria itu mencelat keatas entah kemana,,,.
Lalu Ueki meletakkan Wool,,
" Apa yang akan kita lakukan sekarang,,?? Aku ingin bertanya bagaimana caranya mengembalikan Ingatannya,,?? " Kata Ueki.
" Baiklah,, aku akan menjelaskannya,, " jawab Wool.
" Untuk mengembalikan Ingatan itu, kita harus ke duniaku dulu,, " kata Wool.
" benarkah,?? Ayo cepat,,!! " seru Ai tak sabar.
" Biarkab aku menyelesaikannya dulu,, " Ucap Wool.
" Tapi,, hanya Ueki yang bisa pergi,, "
" Hanya dirimu,, " Tambah Wool.
" M, mengapa,, aku juga ingin pergi,,!! " seru Ai.
" Bukankah Pria itu sudah menjelaskan padamu,, tentang, dunia ini yang telah kehilangan Ingatannya,, " kata Wool.
" tapi bagaimana bisa ueki,,?? " tanya Ai.
" Dengan bersamanya seharian ini,, aku menyadari,, "
" Ingatannya, tak terambil,, "
" dialah satu satunya orang didunia ini yang tetap utuh,, "
" aku tak tahu bagaimana bisa begitu,, "
" tapi sepertinya dia memiliki alasan Khusus,, "
" dengan Kata Lain ,, kaulah harapan Kita,, " kata Wool
" benarkah,, ayo kita pergi,,!! " seru Ueki.
" Dengarkan aku dulu,, " Ucap Wool.
" Tapi,, Masalahnya bukan itu,, "
" sesampainya kau disana,, ",,
" kau akan bertemu banyak pengguna kekuatan,, "
" Karena di Duniaku,, "
" 75% penduduknya adalah pengguna kekuatan,,, "
" Apa kau masih tetap ingin kesana,,?? " kata Wool.
" Yeah,, aku akan pergi kesana,, " seru Ueki.
" T,, Tunggu,,, " ucap Ai.
" T,, tapi,, aku masih tetap tak bisa pergi,, " Ucap Ai menunduk.
Ueki mengusap kepala Ai,,
" Kau bisa mempercayaiku,, "
" aku hanya memintamu melakukan itu,, "
" Jangan Lupakan aku,, "
" dengan ini aku bisa pergi tanpa rasa Khawatir,, okey,, " Ucap Ueki.
" Ueki,, " Ucap Ai.
" hah,,?? " ucap Ueki.
~#Placckk,,, ~
Ai memukul kepala Ueki.
" Ow,, " erang Ueki.
" Terima kasih,, Ueki,, "
" aku pasti tak akan pernah melupakanmu,,, "
" Berasiaplah,, Bodoh,,?! " batin Ai dengan perasaan tenang.
" Baiklah,,!!! " seru Ueki berjalan bersama Wool meninggalkan Ai.
" sepanjang Hidup,, Semua orang hanya punya satu kesempatan bertemu dengan lainnya,, "
" terkadang pertemuan ini lebih penting dari kehidupan itu sendiri,, " pikir Ai.
" eh,,?? " gumam Ai.
" Untuk bertemu kembali,, " Pikir ai.
" eh,,?? "
" Kepada siapa yang kukatakan barusan,, " ucap Ai.
" itu sekedar keberuntungan saja,, " Pikir Ai.
" Ya,, Pertemuan mereka selanjutnya,, "
" Kedua sisi akan menjadi musuh,, " Pikir Ai.
0 komentar:
Posting Komentar